Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI IPS dalam kondisi darurat Covid-19 melalui penerapan reward dan punishment dengan kombinasi STAD pada pembelajaran Sosiologi di Madrasah Aliyah Darul ‘Ulum Muhammadiyah Galur. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Model penelitian yang digunakan adalah model Kemmis dan Tagart. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS MA Darul ‘Ulum Muhammadiyah Galur, berjumlah 16 siswa. Objek penelitian adalah reward, punishment, dan motivasi belajar siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Pemberian reward berupa pujian, emoticon WhatsApp, hadiah, dan penghargaan. Pemberian punishment berupa punishment preventif dan punishment represif. Rerata motivasi belajar siswa pada siklus I sebesar 59,38% dengan kategori motivasi belajar sedang dan pada akhir siklus II persentase motivasi belajar siswa 72,82% dengan kategori motivasi belajar baik. Peningkatan persentase motivasi belajar dari awal siklus I hingga akhir siklus II sebesar 16,88%. Hasil penelitian dari awal siklus I hingga akhir siklus II menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa meningkat 16,88% setelah diberikan tindakan pemberian reward dan punishment dengan kombinasi STAD.
Copyrights © 2021