Penelitian ini membahas tentang tantangan yang dihadapi guru pendidikan agama Kristen dalam melakukan tugas pemuridan kepada peserta didik yang beragama Kristen di era revolusi industri 4.0 di SD Inpres 1 Tirtakencana, kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Informan yang dilibatkan berjumlah sembilan orang, yang terdiri atas dua orang guru pendidikan agama Kristen dan tujuh orang tua peserta didik. Metode yang digunakana adalah kualitatif dengan wawancara sebagagi teknik pengambilan data. Hasil penelitian menunjukkan: 1) guru PAK sudah berusaha menggunakan media digital dalam pemuridan, 2) upaya pemuridan guru PAK belum terlalu membawa dampak pada pengembangan karakter peserta didik yang tampak dari adanya perbedaan perilaku peserta didik ketika di rumah yang menunjukan perilaku kurang baik.
Copyrights © 2021