MAGISTRA
Vol 23, No 78 (2011): Magistra Edisi Desember

KINDS OF SUPRASEGMENTAL FEATURES AND THEIR IMPLEMENTATION IN TEACHING AND LEARNING PRONOUNCIATION

Haryanti, Sri (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Sep 2011

Abstract

Bahasa terdiri dari bunyi dan makna. Dalam komunikasi lisan manusia pasti memerlukan dua fitur yaitu segmental dan suprasegmental. Fitur suprasegmental terdiri atas titi nada, intonasi, durasi, dan tekanan. Paper ini membicarakan bagaimana mengimplementasikan fitur-fitur suprasegmental yang selalu menyertai fitur-fitur segmental dalam pembelajaran cara pengucapan. Titi nada terdiri atas empat tingkat: 1) nada rendah untuk mengakhiri suatu kalimat, 2) nada sedang untuk memulai kalimat, 3) nada tinggi untuk menyertai tekanan paling keras, 4) nada sangat tinggi untuk tuturan yang tegas. Nada adalah bunyi yang berkenaan dengan kualitas, titi nada, kekuatan. Intonasi mengacu pada penggunaan lagu dan naik turunnya suara dalam berbicara. Intonasi dapat menyampaikan makna gramatikal dan sikap penutur; dapat mengatakan apakah penutur membuat pernyataan atau bertanya; juga dapat menunjukkan apakah penutur percaya, ragu, malu, terganggu atau tidak sabar. Durasi mengacu pada periode waktu selama bunyi dihasilkan dalam tuturan. Tekanan mengacu pada sejumlah volume yang penutur berikan pada bunyi tertentu, suku kata atau kata ketika mengatakannya. Implementasi fitur-fitur suprasegmental dalam pembelajaran cara pengucapan dapat dilakukan di setiap tingkat pendidikan: SD, SMP, SMA, PT dengan menggunakan prinsip, teknik dan strategi tertentu. Kata-kata kunci: suprasegmental, implementasi, pembelajaran, cara pengucapan.

Copyrights © 2011