Salah satu permasalahan yang sering terjadi pada loncat air melalui pintu sorong tegak (sluice gate) adalah penentuan letak awal loncat air. Penelitian ini membahas cara untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Penelitian karakteristik loncat air melalui pintu sorong tegak dilakukan dengan menggunakan model pintu sorong tegak yang diletakkan pada model saluran terbuka (flume) dengan lebar saluran 0,078 m. Debit aliran yang disimulasikan ada 5 variasi, yaitu : 0,001633 m3/det, 0,001705 m3/det, 0,001783 m3/det, 0,00185 m3/det dan 0,001955 m3/det, dengan 5 variasi bukaan pintu untuk masing-masing debit: 0,028 m, 0,025 m, 0,023 m, 0,020 m dan 0,018 m. Data hasil penelitian dianalisis dengan analisis dimensi metode Buckingham sehingga diperoleh hasil dalam bentuk bilangan tak berdimensi dan digambarkan dalam bentuk grafik hubungan antar parameter. Hasil penelitian dan analisis grafik menunjukkan bahwa hubungan antar parameter terhadap letak awal loncat air tidak linier. Letak awal loncat air dipengaruhi oleh muka air hilir (y3/a) dan tipe loncat air dan debit (a5.g/Q2) yang ditunjukkan dengan hubungan logaritma dan eksponensial. Dari hasil verifikasi antara hasil grafik dengan hasil penelitian di laboratorium diperoleh tingkat kesalahan lebih kecil dari 10 %.
Copyrights © 2021