Seorang pendidik harus memiliki pemahan tentang bagaimana peserta didik bisa dengan mudah menyerap materi yang diajarkan. Pemahan seperti itu lumrah dimiliki oleh seorang pengajar lantaran soerang guru adalah sorang yang memang sudah dibekali ilmu dalam mendidik, namun tak hanya sampai disitu tugas seorang guru juga memastikan para peserta didiknya dapat menerima pelajaran dan pelajaran tersebut dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Karena muara dari pendidikan itu sendiri adalah kembali kepada masyarakat. Sehingga ilmu yang didapat ketika mengenyam pendidikan disekolah bisa bermanfaat ditengah-tengah masyarakat. Oleh sebab itu peneliti mencoba menggunakan Model pembelajaran kooperatif dalam penelitian ini, yang mana pembelajaran iniĀ memiliki pengertian yang luas, yaitu keseluruhan proses sosial dalam belajar dan mencakup pula pengertian kolaboratif. Peserta didik diletakkan pada konteks sosiohistoris. Keterlibatan dengan orang lain membuka kesempat bagi mereka mengevaluasi dan memperbaiki pemahaman. Dengan cara ini , pengalaman dalam konteks social memberikan mekanisme penting untuk perkembangan pemikiran peserta didik.
Copyrights © 2021