Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODEL QUANTUM LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDI Haris Suwondo; Akhirawati Akhirawati
EJoES (Educational Journal of Elementary School) Vol 2, No 2 (2021): Educational Journal of Elementary School (EJoES)
Publisher : EJoES (Educational Journal of Elementary School)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ejoes.v2i2.9309

Abstract

Tujuan penelitinan ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa menggunakan model quantu learning. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas di kelas V SD Al-Ittihadiyah Sei Rombang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya hasil belajar sains pada peserta didik dengan rata-rata nilai 6,67% dari 30 peserta didik. Kemudian setelah dilakukan siklus I terdapat peningkatan sebesar 56, 67%  namun masih banyak  peserta didik yang belum tuntas dan kemudian dilakukan II, Pada siklus ini terdapat peningkatan yang signifikan mengenai hasil belajar peserta  didik yaitu naik 96,67% dari tiap siswa dengan ketuntasan belajar ratarata 83. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model quantum learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DALAM PEMBELAJARAN SAINS DI SEKOLAH DASAR Haris Suwondo; Akhirawati Akhirawati
EJoES (Educational Journal of Elementary School) Vol 2, No 3 (2021): Educational Journal of Elementary School (EJoES)
Publisher : EJoES (Educational Journal of Elementary School)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ejoes.v2i3.9310

Abstract

Seorang pendidik harus memiliki pemahan tentang bagaimana peserta didik bisa dengan mudah menyerap materi yang diajarkan. Pemahan seperti itu lumrah dimiliki oleh seorang pengajar lantaran soerang guru adalah sorang yang memang sudah dibekali ilmu dalam mendidik, namun tak hanya sampai disitu tugas seorang guru juga memastikan para peserta didiknya dapat menerima pelajaran dan pelajaran tersebut dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Karena muara dari pendidikan itu sendiri adalah kembali kepada masyarakat. Sehingga ilmu yang didapat ketika mengenyam pendidikan disekolah bisa bermanfaat ditengah-tengah masyarakat. Oleh sebab itu peneliti mencoba menggunakan Model pembelajaran kooperatif dalam penelitian ini, yang mana pembelajaran ini  memiliki pengertian yang luas, yaitu keseluruhan proses sosial dalam belajar dan mencakup pula pengertian kolaboratif. Peserta didik diletakkan pada konteks sosiohistoris. Keterlibatan dengan orang lain membuka kesempat bagi mereka mengevaluasi dan memperbaiki pemahaman. Dengan cara ini , pengalaman dalam konteks social memberikan mekanisme penting untuk perkembangan pemikiran peserta didik.