Beton dalam teknik sipil memegang peranan penting karena sering kali digunakan sebagai struktur dalam konstruksi beton. Struktur beton sangat dipengaruhi oleh komposisi dan kualitas bahan-bahan pencampur beton tersebut. Bahan pencampur beton adalah agregat kasar (split) agregat halus (pasir), semen dan air. Bahan tersebut harus dicampur sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan suatu kekuatan rata-rata yang diinginkan. Bahan material beton tersebut banyak juga terdapat di wilayah Kabupaten Musi Rawas sebagai sumber daya alam yang melimpah dan salah satunya adalah agregat kasar dari daerah Selangit Kecamatan Selangit dan pasir dari daerah Siring Agung Kecamatan Tugumulyo. Setelah melakukan pengujian agregat kasar (split) dan agregat halus (pasir) dan dinyatakan bahan tersebut dapat dipakai sebagai bahan pencampur beton untuk pembuatan struktur pada kontruksi bangunan. Pada perancangan beton ini dilakukan pendekatan yaitu dengan kuat tekan yang diinginkan yaitu sebesar 20 MPa maka campuran beton yang dipakai adalah 1 : 1,52 : 3,83 untuk 3 spesimen campuran dengan susunan campuran beton teoritis tiap m³ semen Portland 333,33 kg, Air 190 kg, Agregat halus 510,07 kg, Agregat kasar 1311,60 kg. Hasil didapatkan adalah pada umur 28 hari rata-rata kuat tekan beton sebesar 303,70 kg/cm² atau 25, 20 MPa melampaui kuat tekan yang telah ditetapkan. Penelitian yang dilakukan menghasilkan bahwa bahan agregat halus (pasir) Siring Agung dan agregat kasar Selangit dapat dipakai sebagai bahan campuran beton sebagai struktur kontruksi beton.
Copyrights © 2021