Studi ini membahas prosedur perhitungan gaya tarik awal kabel pada jembatan beruji kabel melalui pendekatan balok bentang jamak. Metode ini dipilih karena menawarkan kemudahan dan kecepatan dalam perhitungan tanpa harus melakukan proses iterasi. Selain itu, perhitungan dengan metode ini memberikan hasil distribusi gaya tarik kabel yang rasional dan memenuhi persyaratan perancangan jembatan beruji kabel. Keuntungan lain adalah metode ini tidak tergantung pada fitur perangkat lunak yang digunakan sehingga memudahkan bagi para perencana untuk dapat lebih leluasa melakukan optimasi terhadap model struktur jembatan beruji kabel. Perbandingan dua model jembatan beruji kabel dengan geometri simetris dan asimetris dilakukan untuk memverifikasi perhitungan. Berdasarkan perbandingan tersebut, metode pendekatan balok bentang jamak dapat memberikan besaran momen lentur pada dek jembatan dan deformasi lateral pada pylon yang lebih kecil dibandingkan dengan prosedur yang digunakan dalam literatur. Distribusi gaya penarikan awal kabel akibat beban mati yang bekerja dengan menggunakan pendekatan balok bentang jamak menunjukkan perilaku yang rasional dan dapat merepresentasikan efektifitas daya dukung ruji kabel sebagai fungsi dari nilai sudut antara ruji kabel dan dek jembatan. Hal ini ditunjukkan dengan nilai gaya tarik kabel yang semakin besar apabila posisi titik tumpu semakin menjauhi pylon.
Copyrights © 2021