Penelitian ini mengungkapkan tentang anak tunarungu di SLB Negeri 2 Padang kelas X dalam mengikuti pembelajaran keterampilan, pada saat pengamatan proses pembelajaran,terlihat siswa mengalami kesulitan atau sukar dalam menguraikan kembali langkah-langkah yang diterangkan oleh guru. Saat mengajar guru menggunakan metode ceramah, latihan dan juga penugasan kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa Model Explicit Intruction efektif untuk meningkatkan keterampilan membuat hiasan dinding bagi anak tunarungu kelas X B di SLB Negeri 2 Padang. Penelitianinimenggunakanmetodeeksperiment denganbentukpre-eksperimental designdenganjenisone group pretest-posttest design.Subjek penelitian ini lima orang siswa. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu tahapan awal untuk mengetahui nilai anak sebelum diberikan perlakuan (pre-test), tahap kedua yaitu pemberian perlakuan (treatment) dalam keterampilan membuat hiasan dinding dengan menggunakan model explicit intruction, selanjutnya tahap ketiga yaitu tes terakhir untuk mengetahui seberapa jauh akibat dari perlakuan yang sudah diberikan (post-test). Nilai dari pre-test dan post-test diuji dengan Wilcoxon Rank Test untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model explicit intruction efektif untuk meningkatkan keterampilan membuat hiasan dinding bagi anak tunarungu kelas X di SLB Negeri 2 Padang.
Copyrights © 2022