Penelitian pengembangan didasari oleh permasalahan yang ditemukan di Sd Negeri 10 Rantauprapat. Berdasarkan hasil observasi, permasalahan yang ditemukan adalah pada saat proses belajar mengajar berlangsung guru jarang menggunakan media pembelajaran video animasi. Adapun media yang digunakan yaitu media gambar yang dapat dibuat dengan menempelkan gambar di kertas karton.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan, keperaktisan dan keefektifan media video animasi berbasis animaker. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (R&D) mengguakan model ADDIE.Pada aspek kelayakan media penilaian di lakukan oleh ahli media dan ahli materi. Pada aspek keperaktisan di lakukan oleh guru. Pada aspek keefektifan penggunaan tes dilakukan oleh siswa. Validasi ahli media diperoleh 83% “Sangat Layak”. Ahli materi tahap I 64% menjadi 90% kategori “Sangat Layak” kepraktisan 96% dan espon siswa 93% media ini efektif. Pada uji coba memperoleh rata-rata 62 pada saat pretes dan mengalami peningkatan hasil belajar setelah menggunakan media dengan rata-rata 89 pada saat post test, hasil belajar mengalami kenaikan sebesar 27%. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa media video animasi berbasis animaker di kelas 5 SDN 10 Rantauprapat layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2021