Kasus megakorupsi e-KTP pada tahun 2017 yang menyeret Setya Novanto menjadikannya perbincangan publik, termasuk media massa seperti Majalah Tempo pada sampulnya. Majalah Tempo menggunakan gambar ilustrasi pada setiap rilisannya dengan karakter dan penggayaan visual yang khas serta kerap menimbulkan kontroversi. Selain itu, gambar ilustrasi pada sampul majalah ini pun memiliki makna dan kode tersembunyi yang perlu diinterpretasi secara mendalam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk dapat menjelaskan struktur tanda visual pada ilustrasi sampul Majalah Tempo edisi “Jerat Kedua”. Selain itu, penelitian in pun ditujukan untuk dapat mengungkap kode-kode yang terkandung pada ilustrasi sampul tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis yang bersifat deskriptif interpretatif. Metode yang digunakan yaitu semiotika visual dengan teori semiotika Roland Barthes meliputi struktur tanda visual serta Lima Kode Barthes. Peneliti berkesimpulan bahwa struktur Majalah Tempo edisi “Jerat Kedua” tersusun atas penanda-penanda denotatif yang berubah maknanya menjadi petanda konotatif. Makna konotatif yang muncul didasarkan pada sebuah konvensi, penjangkaran makna, gestur/ekspresi, penggunaan retorika metafora/metonimi, dan referensi-referensi dari realitas. Kode-kode yang terungkap dalam sampul majalah ini meliputi kode hermeneutik, semantik, proairetik, simbolik, dan kultural.
Copyrights © 2021