Rihlah Jurnal Sejarah dan Kebudayaan
Vol 9 No 2 (2021): History and Culture

Setelah Mongol: Osman Gazi dan Kepemimpinan Muslim di Anatolia abad ke-14

Frial Ramadhan Supratman (Perpustakaan Nasional Republik Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2021

Abstract

Abad ke-13 menjadi masa yang penting bagi Temujin atau Jengis Khan. Setelah dinobatkan menjadi pemimpin Mongol, dia terus melakukan ekspansi dari Asia Tengah, Anatolia, Eurasia hingga berada di depan gerbang Vienna. Abad ke-13 dapat dikatakan sebagai ‘Periode Mongol’ karena Mongol menjadi imperium dunia yang sangat berpengaruh. Ekspansi Mongol telah menghancurkan para penguasa lama, seperti Abasiyah dan Seljuk Agung. Para pasukan nomaden Turki atau beylik yang selama ini membantu Seljuk kemudian hidup berpencar menghindari ppersekusi Mongol. Setelah kekuasaan Mongol meredup, banyak penguasa beylik Turki mulai muncul sebagai penguasa yang independen. Di Anatolia, para bey dengan beylik-nya menciptakan kekuasaan baru. Osman Gazi (1302-1324), pendiri Negara Usmani, merupakan salah satu penguasa Anatolia yang muncul pasca invasi Mongol. Dalam artikel ini, penulis membahas mengenai bagaimana kepemimpinan Muslim di Anatolia pasca periode Mongol. Dengan demikian, penulis akan melihat kebangkitan Osman Gazi sebagai studi kasus terhadap kebangkitan penguasa Muslim di Anatolia.

Copyrights © 2021