PUBLIC HEALTH JOURNAL
VOL 1, NO 1, 2012

GAMBARAN PERILAKU MASYARAKAT TENTANG PENYAKIT MALARIA DI DESA TUNGGULO KECAMATAN LIMBOTO BARAT KABUPATEN GORONTALO




Article Info

Publish Date
07 Sep 2012

Abstract

Malaria merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang dapat menyebabkan kematian. Di Indonesia saat ini, Menurut survei Kesehatan Rumah Tangga tahun 2011, terdapat 15 juta kasus malaria dengan 38 ribu kematian setiap tahunnya. Tujuan penelitian ini yaitu Mengetahui Gambaran Perilaku Masyarakat Tentang Penyakit Malaria Di Desa Tunggulo Kec. Limboto Barat Kab. Gorontalo. Penelitian ini menggunakan desain studi Deskriptif yang bersifat observasional pendekatan Survei Rumah Tangga dengan melakukan pengamatan terhadap obyek yang diamati, wawancara dan pengisian pertanyaan terstruktur (kuesioner) terhadap responden. Populasi seluruh Kepala Keluarga Di Desa Tunggulo yaitu 812 KK dan Sampel yaitu 267 KK dengan menggunakan metode simple random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi lansung di lapangan, wawancara serta penyebaran angket pada responden. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara Analisis Univariat serta di olah dengan menggunakan computer yang melalui beberapa tahap yaitu Editing, Coding, Entry dan Tabulating. Hasil penelitian yang dilakukan yaitu pengetahuan responden tentang penyakit malaria sudah banyak yang pengetahuannya baik yakni sebanyak 199 orang (74,5%), untuk Sikap masyarakat tentang penyakit malaria yaitu hanya dalam tingkatan cukup yaitu sebanyak 226 orang (84,6%), untuk tindakan masyarakat dalam penanganan penyakit malaria hanya pada kategori cukup yaitu sebanyak 143 orang (53,6%) dan untuk perilaku responden yang mencakup 3 domain perilaku kesehatan yaitu pengetahuan, sikap dan tindakan yang terbanyak adalah cukup yaitu sebanyak 223 orang (83,5%). Pada penelitian ini pun ditemukan orang yang berpengetahuan baik namun perilakunya cukup, karena pengetahuan masyarakat yang ada di Desa Tunggulo Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo masih pada batas mengetahui dan memahami belum sampai pada aplikasi serta evaluasi. Hal ini mengganbarkan bahwa perilaku masyarakat yang ada di Desa Tunggulo baru sebatas pada perilaku sakit yaitu belum ada kesadaran sepenuhnya tentang penanganan penyakit malaria, sehingga mengakibatkan peningkatan penyakit malaria di Desa Tunggulo Tersebut. 2 Untuk memperkaya hasil penelitian, diharapkan ada penelitian sejenis memfokuskan penelitian terhadap faktor-faktor yang menyebabkan peningkatan kejadian malaria.

Copyrights © 2012