Jamban merupakan tempat yang aman dan nyaman sebagai tempat buang air besar. Salah satu permasalahan kesehatan yang ada di Desa Bulontio Barat adalah masih rendahnya penggunaan jamban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya penggunaan jamban yaitu pengetahuan, kebiasaan masyarakat, dan pendapatan. Data dianalisis secara deskriptif dalam bentuk narasi. Populasi adalah seluruh Kepala Keluarga (KK) yang ada di Desa Bulontio Barat yang dipilih secara acak dengan metode simpel random sampling diperoleh sebanyak 132 sampel.
Hasil penelitian diperoleh dari responden berpengetahuan kurang (42,4 %), baik (25,8 %) dan sebagian berpengetahuan cukup (31,8 %). Untuk kebiasaan masyarakat, kurang biasa dalam menggunakan jamban (62,1 %), baik (9,1 %) dan sebagian cukup biasa dalam menggunakan jamban (28,8 %). Selanjutnya pendapatan rendah (72,0 %) dan pendapatan tinggi (28,0 %). Untuk itu diperlukan kebijakan pemerintah yang memberi kontribusi bagi masyarakat dan penyuluhan tim kesehatan sebagai agenda perbaikan serta mengembangkan pengetahuan masyarakat dalam penggunaan jamban. Serta meningkatkan kesadaran masyarakat pada kebiasaan menggunakan jamban, Untuk mencegah penyakit akibat kotoran manusia serta dapat meningkatkan kesehatan masyarakat.
Kata Kunci : Jamban, Faktor-faktor mempengaruhi, Daerah pesisir
Copyrights © 2012