Dalam perkembangan jaman pembangunan saat ini teknologi dalam konstruksi bangunan sangat berkembang, salah satunya adalah beton yang mempunyai potensi luas untuk pengembangan. Makin banyaknya kebutuhan beton maka akan semakin banyak pula kebutuhan akan material pembentuk beton sebagai agregat kasar, selama ini batu andesit yang selalu dipakai sebagai agregat kasar akan tetapi keberadaan dan ketersediaan di alam semakin menipis cadangannya sehingga perlu dilakukan inovasi material pengganti sebagai agregat kasar yang ketersediaanya di alam masih banyak. Material alam yang dapat dipakai sebagai agregat kasar antara lain batu granit, batu silika dan batu besi. Dilakukan preparasi sample material batu granit, batu silika dan batu besi dengan ukuran 6 – 25 mm, selanjutnya dibuat adonan dengan komposisi sesuai SNI dengan K.300 dan dibuat benda uji dalam bentuk kubus ukuran 150x150x150mm dan silinder diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. Dilakukan pemeliharaan benda uji selama umur 7, 14, 21 dan 28 hari bersamaan dengan itu dilakukan uji kuat tekan dan porositas. Setelah dilakukan uji kuat tekan maka didapat uji kuat tekan menggunakan agregat kasar adalah yang tertinggi sebesar 317,52 kg/cm2 porositas sebesar 17,54% pada umur 28 hari bentuk kubus dan 265,98 kg/cm2 porositas sebesar 20,32% pada umur 28 hari bentuk silinder. Semakin lama umur pengujian maka semakin tinggi kuat tekan, semakin besar kuat tekan maka semakin rendah porositas dan kekuatan benda uji dalam bentuk kubus lebih besar dibandingkan benda uji dalam bentuk silinder.
Copyrights © 2015