Diabetes melitus merupakan sindrom metabolik dengan karakteristik hiperglikemia kronis, akibatkurangnya produksi insulin, atau penurunan sensitivitas terhadap insulin atau gabungan keduanya. Hal inimenyebabkan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein. Terapi dengan menggunakan obatsintetis memerlukan biaya yang tidak sedikit dan menimbulkan efek samping hal inilah yang mendorongmasyarakat mulai beralih menggunakan pengobatan tradisional. Sirsak merupakan buah yang banyakdibudidayakan yang daunnya memiliki kandungan flavonoid tinggi yang dapat berperan sebagaiantioksidan untuk memperbaiki metabolisme pada penderita diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuanuntuk mengkaji efek dari daun sirsak (annona muricata) terhadap penurunan kadar trigliserida danmengetahui dosis efektif ekstrak daun sirsak dalam menurunkan kadar trigliserida. Jenis penelitianeksperimental laboratories pre test and post test with control group design, jumlah sampel 30 ekor tikus.Tikus diinduksi menggunakan aloksan, dan kadar trigliserida ditentukan dengan metode spektrofotometri.Ekstrak daun sirsak memiliki kemampuan dalam menurunkan kadar trigliserida. Penurunan kadartrigliserida ditunjukkan pada kelompok ekstrak 800 mg sebesar 38.23 % dan kelompok 400 mg sebesar23.66 %
Copyrights © 2016