Seiring dengan hiruk – pikuk munculnya pengelolaan desa wisata untuk kegiatan wisata beberapa waktu terakhir ini, seiring dengan itu pula telah muncul berbagai persoalan atas manfaat dan dampak yang ditimbulkannya. Desa wisata dengan nilai jualan potensi daya tarik yang asli, otentik, dan unik pelan tetapi pasti tergores oleh kepentingan wisata tanpa mengindahkan kepedulian terhadap lingkungan. Konflik sosial, konflik masyarakat, konflik kepentingan telah pula muncul ke permukaan. Seperti yang terjadi di beberapa desa, komitmen untuk menjadikan desa wisata lebih mudah dari pada mengelolanya. Upaya untuk membangun dan mengembangkan desa wisata sebaiknya mempertimbangkan peran masyarakat, identifikasi dan pengkajian potensi, kelembagaan dan sistem pengelolaan, produk dan pemasaran, Sumber Daya Manusia, dan peran pemilik kebijakan. Dengan mempertimbangkan beberapa hal tersebut di atas, upaya membangun dan mengembangkan desa wisata dapat dikelola dengan baik secara berkelanjutan. Selanjutnya, manfaat atas pengelolaan wisata dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.
Copyrights © 2010