Fenomena job hopping atau berpindah-pindah tempat kerja muncul pada generasi milenial. Turnover intention merupakan dampak terburuk yang disebabkan oleh ketidakmampuan suatu organisasi untuk mengelola perilaku individu, sehingga individu merasa memiliki intensi pindah kerja yang tinggi. Tingginya tingkat turnover intention pada kayawan milenial akan menimbulkan dampak negatif bagi perusahaan yang dapat menciptakan ketidakstabilan dan menunjukkan bahwa perusahaan tersebut tidak efektif, oleh sebab itu suatu perusahaan harus mengetahui faktor-faktor yang dapat menyebabkan turnover intention. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh Keadilan Organisasional, Kesempatan Promosi, Lingkungan Kerja dan dan Job Embeddedness terhadap Turnover Intentions. Penelitian ini dilakukan pada sejumlah perusahaan dan UMKM yang bergerak pada industri jasa seperti restoran, hotel, rumah sakit, dan salon. Pengambilan sampel menggunakan metode prosedural sampling dengan jumlah responden penelitian sebanyak 150 karyawan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis jalur dengan Structural Equestion Modelling (SEM).
Copyrights © 2021