Kondisi ekonomi masyarakat yang menurun sejak dilanda pandemi Covid 19 menggerakkan BUMDES Bangun Kamulyan di desa Bangunjiwo untuk mencari jalan keluar bagi masyarakat. Pilihan yang diambil adalah membangun usaha rumah makan dengan konsep “warung makan edukatif”. Warung makan edukatif ini dinamai Kopi Sawah Kajigelem, melibatkan 4 dusun di desa Bangunjiwo Bantul, yaitu dusun Kasongan, Jipangan, Gendeng, dan Lemahadi (Kajigelem). Konsep warung makan edukatif atau wisata kuliner edukatif ini merupakan konsep yang menarik dengan memanfaatkan potensi alam, kuliner, dan sentra kerajinan yang telah menjadi keahlian sebagian masyarakat Bangunjiwo. Tim pengabdian membantu dalam inisisasi rumah makan dan promosi melalui Medsos bersama dengan mahasiswa KKN UMY. Kegiatan yang dilakukan berupa pendampingan langsung dalam inisiasi rumah makan, dan usaha promosi melalui medsos dengan mengadakan lomba foto selfie di lingkungan rumah makan. Melaui kegiatan pengabdian ini antusiasme masyarakat untuk menjalankan usaha bersama di bawah BUMDES diharapkan tumbuh dan usaha ini mulai dikenal oleh masyarakat luas.
Copyrights © 2021