Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatanketerampilan berpikir kritis siswa yang mengikuti pembelajaran model PBL dan siswa yang mengikuti pembelajaran langsung.Metode dalam penelitian ini quasy experiment. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIIISMPN 4 Kendari. Kelas perlakuan 59 siswa dan 61 siswa kelas kontrol. Data dianalisis secara deskriptif, menggunakan program SPSS. Hasil penelitianaspek berpikir kritis dari lima indikator yaitu penjelasan sederhana, keterampilan dasar, kesimpulan, penjelasan lebih lanjut dan strategi dan taktik nilai post-test model PBL lebik baik dibandingkan dengan pembelajaran langsung. Kesimpulanpenelitian iniadalah terdapat perbedaan yang signifikan peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa yang diajar dengan PBL memiliki nilai lebih tinggi dari siswa yang diajar dengan pembelajaran langsung. Kata Kunci:Model PBL,Keterampilan Berpikir Kritis, Siswa SMP.
Copyrights © 0000