Jurnal Teknologi Berkelanjutan
Vol 6 No 01 (2017): Vol 06 No. 01

ANALISIS PENGGUNAAN BETON SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI KAYU ULIN PADA JENIS PONDASI TRADISIONAL UNTUK BANGUNAN DI ATAS TANAH LUNAK DI BANJARMASIN

Siti Nur Afni (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Apr 2017

Abstract

Tanah jenis gambut atau lempung lunak yang mendominasi daerah Banjarmasin dan sekitarnya menyebabkan rumah-rumah tradisional dibangun menggunakan pondasi tiang pancang, yaitu sebagai rumah panggung. Meskipun konsep perumahan telah bergeser dari tradisional ke yang modern, beberapa rumah yang masih dibangun dengan fitur tradisionalnya seperti penggunaan cerucuk galam tongkat ulin seperti yang mereka lakukan di masa lalu. Dengan adanya peraturan tentang pembatasan penebangan dan penggunaan ulin, menyebabkan ulin secara komersial menjadi kurang tersedia dan harganya menjadi lebih mahal. Sehingga, diperlukan suatu alternatif pengganti kayu ulin sebagai bahan konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari desain alternatif pondasi pengganti ulin menggunakan beton sebagai bahan untuk tongkat, sementara masih menggunakan kombinasi cerucuk galam, serta merancang metode konstruksi yang diperlukan; membandingkan kekuatan dan keamanan tongkat menggunakan ulin dan beton; dan menganalisis aspek kelayakan teknis dan finansial. Alasan untuk memilih beton sebagai pengganti ulin adalah sebagai berikut: pemilihan bahan yang mudah didapat dan mudah diproduksi dalam jumlah yang banyak; beton memiliki kekuatan lebih tinggi dari ulin untuk memikul beban dan memungkinkan membangun fleksibilitas; tongkat beton dapat disiapkan sebagai bahan pracetak (precast); hanya memerlukan ulin lebih sedikit; metode ini tidak memerlukan keahlian khusus selain ahli konvensional. Tongkat beton memiliki dimensi yang sama dengan tongkat ulin kecuali sayap, yang dimodifikasi dengan bentuk penyangga di kedua sisi memiliki fungsi yang sama dengan tongkat ulin, dan sepatu yang masih terbuat dari bahan ulin. Berdasarkan aspek kelayakan, keduanya dapat mempertahankan berat bangunan dengan aman. Sedangkan secara aspek finansial tidak memenuhi, karena tongkat beton harganya lebih mahal dibandingkan harga tongkat ulin.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

JTB

Publisher

Subject

Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering Materials Science & Nanotechnology Transportation

Description

Jurnal Teknologi Berkelanjutan (JTB) is available free of charge (open access) for all readers. The articles in JTB are the results of scientific research, contributions of ideas, and solutions offered for existing problems. JTB focuses on publishing scientific articles in the fields of civil and ...