Sebagian besar Alat Permainan Edukatif diperoleh dengan cara membeli dan minimnya kreativitas serta inovatif dalam pengadaan alat permainan edukatif dan keberadaan alat permainan edukatif (APE) kurang mendapat perhatian. Strategi pendekatan menggunakan PAR (Participatory Action Research), dimana pemberdayaan merupakan hal utama. Pemberdayaan yang dimaksud adalah guru diharapkan dapat termotivasi dalam meningkatkan kreativitas penggunaan bahan bekas. Setelah dilaksanakannya kegiatan Pengabdian ini maka dapat diambil kesimpulan bahwa materi pengabdian yang diberikan mudah dikuasai oleh peserta, karena materinya bersifat praktis, hanya diperlukan ketekunan, ketelitian, dan penerapan pembuatan Alat Permainan Edukatif langsung. Selama kegiatan pengabdian, peseta menunjukkan partisipasi yang antusiasis. Hal ini ditunjukkan dengan semangat yang luar biasa dengan kehadiran jumlah peserta sebanyak 4 Guru dan 34 Murid Di RA Wasilatul Huda Surabaya Udik Kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur. Hasil dari pelatihan ini sangat memungkinkan para guru untuk memakai barang bekas dari kardus dan kayu untuk dapat digunakan sebagai alat permainan edukatif di RA Wasilatul Huda Surabaya Udik Kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur.
Copyrights © 2022