Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan efektivitas Tangible Game dengan pendekatan cerita dan tanpa pendekatan cerita dalam menstimulus perkembangan anak usia dini pada pembelajaran operasi hitung sederhana di TK B Kikoku Islamic Preschool. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuisioner sebanyak 10 responden kemudian data diolah dengan uji Mann-Whitney karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai signifikansi α = 0,05 (0,142>0,05) dikatakan bahwa Tangible Game efektif dalam pembelajaran operasi hitung pada anak usia dini, namun tidak ada perbedaan yang signifikan antara tangible game dengan pendekatan cerita dan tangible game tanpa pendekatan cerita. Dilihat dari data mean rank dapat diketahui bahwa nilai mean rank Tangible Game dengan pendekatan cerita lebih besar dari tanpa cerita yaitu 14,50>10,50. Sehingga disimpulkan bahwa Tangible game dengan pendekatan cerita lebih efektif dalam memperkenalkan operasi hitung sederhana pada anak usia dini.
Copyrights © 2022