Potensi bahaya penurunan tanah lunak yang terjadi pada daerah utara Tegal akibat beban pemukiman dengan mengkaji data uji lapangan dan laboratorium tanah di utara Tegal. Kajian penurunan tanah dan kecepatan penurunan tanah dilakukan dengan kombinasi program Plaxis yang menggunakan prinsip elemen hingga dan metode manual konsolidasi pada beban pemukiman. Analisis menghasilkan bahwa rumah tinggal 1 lantai di daerah utara Tegal dengan pondasi telapak mengalami penurunan sebesar 43 mm dan daya dukung 70 kPa sehingga masih dalam batas range persyaratan yaitu maksimum 75 mm dan minimum 65 kPa. Rumah tinggal 2 lantai di daerah utara Tegal tidak disarankan untuk menggunakan pondasi telapak dan geotekstile karena masih belum dapat memenuhi syarat batas. Rumah 2 lantai disarankan menggunakan pondasi dalam minipile 0.2x0.2 m dengan kedalaman 15 m. Desain tersebut sudah masuk dalam range batas yaitu 170 kPa dan 20 mm sehingga masih dalam batas persyaratan yaitu maksimum 75 mm dan minimum 65 kPa.
Copyrights © 2022