Pertumbuhan dan hasil karya komunitas sastra berperan besar dalam perkembangan sastra di Indonesia. Ada banyak komunitas sastra di Indonesia. Komunitas sastra yang muncul harus mampu berjuang, bertarung, dan berkompetisi dengan komunitas sastra lainnya dalam khasanah (arena) sastra Indonesia. Komunitas sastra merupakan agen yang melakukan praktik sastra dengan tujuan untuk mendapatkan laba simbolik (pengakuan) di arena sastra Indonesia. Keberhasilan komunitas sastra ini dipengaruhi oleh strategi dan distribusi modal masing-masing komunitas dalam melakukan praktik sastra. Berlatar pada pemikiran di atas, dilakukan penelitian terhadap komunitas sastra di Surabaya, yaitu Forum Studi Sastra dan Seni Luar Pagar (FS3LP) dan Komunitas Rebo Sore untuk menemukan strategi yang diterapkan. Pemilihan FS3LP dan Komunitas Rebo Sore ini dikarenakan kedua komunitas tersebut mampu bertahan dan berhasil menciptakan sastrawan bertaraf nasional. Penemuan strategi ini diharapkan dapat dijadikan sebagai salah satu acuan bagi komunitas sastra lainnya yang ada maupun bagi yang akan mendirikan komunitas sastra. Dengan demikian, sastra Indonesia akan lebih berkembang dengan variasi estetik yang beragam. Metode penelitian dibagi menjadi yaitu metode pengumpulan data dan analisis data. Metode pengumpulan data menggunakan dua langkah yaitu wawancara dan studi pustaka. Peneltian ini menghasilkan temuan bahwa strategi yang dipakai oleh komunitas FS3LP dan KRS adalah mengeskplorasi distribusi modal kultural, yaitu esteika surrealisme dan puisi gelap oleh FS3LP serta puisi terang oleh KRS.
Copyrights © 2021