Hasil observasi yang dilakukan peneliti pada hari Selasa, tanggal 17 Februari 2015 menunjukkan sebagian besar siswa kurang aktif ini terlihat dari hasil observasi penilaian keaktifan belajar siswa sebelum dilakukan penelitian mencapai 20% dari 25 siswa. Hal ini yang mendorong peneliti untuk melakukan penelitian dalam hal meningkatkan keaktifan belajar siswa khususnya pada materi dimensi dua. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran yang dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas XI SMK Al-Amien Wonorejo melalui pembelajaran kooperatif dengan metode guided discovery learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu (1) tahap perencanaan; (2) tahap tindakan; (3) tahap pengamatan (observasi); dan (4) tahap refleksi. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa keaktifan belajar siswa pada siklus 1 belum memenuhi kriteria yang ditentukan oleh peneliti, yaitu banyaknya siswa yang aktif adalah 75% dari seluruh siswa. Persentase keaktifan belajar siswa pada pertemuan ke-1 sebanyak 48% dan pada pertemuan 2 sebanyak 64%. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus 2, persentase keaktifan belajar siswa meningkat menjadi 80% pada pertemuan ke-1 dan 88% pada pertemuan ke-2. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif dengan metode guided discovery learning dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas XI SMK Al-Amien Wonorejo.
Copyrights © 2022