Kilang PPSDM Migas memliki peralatan penunjang dalam proses pengolahan minyak bumi, salah satunya adalah boiler. Boiler digunakan untuk menghasilkan uap air yang digunakan  untuk proses produksi pengolahan minyak bumi. Penggunaan uap air sangat vital pada proses pengolahan, sehingga tingkat kondisi uap air harus terjaga sesuai dengan ketentuan. Salah satu faktor kondisi yang sangat penting adalah temperatur di boiler. Hal ini menyebabkan harus ada sistem kendali yang menjaga supaya temperatur uap air sesuai dengan ketentuan. Penelitian kali ini memanfaatkan sistem PLC sebagai sistem kendali untuk mengatur temperatur uap air pada unit boiler di kilang PPSDM Migas. Variabel input yang digunakan pada sistem kendali ini adalah sensor suhu maksimum, sensor suhu minimum dan level minimum. Sedangkan variabel output yang digunakan adalah burner dan deaerator. Sistem kendali pada penelitian ini mengacu pada 4 keadaan. Pertama adalah kondisi normal, dimana semua variabel input off  dan semua variabel output on. Kedua adalah temperatur maksimum, kondisi ini terjadi ketika sensor suhu maksimum on memberikan input sehingga variabel output yang menyala hanya deaerator. Kemudian kondisi ketika temperatur sudah mencapai temperatur minimum, sehingga sensor suhu minimum menyala menyebabkan hanya burner yang menyala. Kondisi terakhir adalah ketika level air sudah lebih kecil dari 20%, kondisi ini menyebabkan sensor level minimum menyala memberikan input dan kondisi output yang terjadi sama dengan kondisi ketika mencapai temperatur maksimum.
Copyrights © 2022