Bakso umumnya terbuat dari bahan utama daging sapi, namun saat ini daging sapi harganya relatif mahal maka perlu alternatif lain sebagai sumber protein yang murah diantaranya yaitu daging ikan nila. Dalam pembuatan bakso juga membutuhkan bahan pendukung yaitu bahan pembentuk tekstur seperti tepung tapioka, namun bahan tersebut mempunyai pengaruh yang kecil terhadap emulsifikasi dalam menghasikan kualitas bakso yang baik. Dengan konsentrasi rumput laut yang berbeda pada bakso dapat memperbaiki kualitas produk karena sifat fungsional rumput laut sebagai emulsifier sehingga dapat diterima oleh konsumen sebagai produk diversifikasi pangan. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh penambahan rumput laut (Euchema cotonii) terhadap tekstur bakso ikan nila (Oreochromis niloticus). Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan 30 panelis dan 5 perlakuan persentase rumput laut yakni 0%, 15%, 30%, 45%, 60%. Parameter yang yang diamati yaitu (uji sensorik skala hedonik) terhadap terkstur bakso ikan nila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua perlakuan bakso ikan nila dengan penambahan konsentrasi rumput laut masih disukai oleh panelis. Namun perlakuan penambahan konsentrasi rumput laut sebesar 30% merupakan perlakuan bakso ikan yang paling disukai oleh panelis terhadap tekstur bakso ikan nila dengan skor tekstur 5.8 (sangat suka) yaitu tekstur sangat kenyal, padat dan kompak.
Copyrights © 2022