Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode studi kasus pada materi pencemaran lingkungan. Teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster Random Sampling, dimana kelas VII A sebagai kelas eksperimen dan VII C sebagai kelas kontrol. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan instrument pre test – post test pada seri pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar kelas eksperimen dengan kelas kontrol sebesar 0,59. Dari pengujian hipotesis diperoleh t- hitung (2,45) > t-tabel (2,00), maka Ha diterima dan Ho ditolak dimana perbedaan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode studi kasus pada materi pencemaran lingkungan.
Copyrights © 2021