Proses penilaian pendidikan karakter dalam kelas kenyataannya tidak sesuai dengan karakter yang akan dikembangkan guru dan materi yang sedang diajarkan. Selama ini guru menggunakan acuan buku guru maupun internet untuk menilai pendidikan karakter peserta didik. Tujuan peneliti adalah untuk mengembangkan instrumen penilaian pendidikan karakter yang ada dengan menyesuaikan karakter peserta didik kelas 5 dan materi yang dipelajari. Metode penelitian survei (Kuantitatif) dengan model skala Likert dipilih peneliti untuk mengamati karakter peserta didik di dalam kelas maupun di lingkungan tempat tinggal peserta didik sesuai dengan kondisi Indonesia saat ini. Hasil pengembangan instrumen hanya sampai pada tahap uji validasi ahli, uji validasi dilakukan oleh uji ahli bahasa dan uji ahli karakter peserta didik. Ahli bahasa menilai bahwa penulisan dan tata bahasa yang digunakan sudah sesuai dengan usia peserta didik kelas 5, sedangkan uji ahli karakter peserta didik menilai bahwa ada beberapa tulisan yang salah ketik dan beberapa keterangan dalam deskripsi belum sesuai dengan proses pembelajaran daring sehingga diperlukan revisi. Berdasarkan hasil tersebut maka instrumen penilaian pendidikan karakter peserta didik sudah layak digunakan atau diuji coba lapangan dalam proses pembelajaran tematik kelas 5 Sekolah Dasar.
Copyrights © 2022