JURNAL VARIASI
Vol. 3 No. 10 Oktober 2012

PENGARUH AGREGAT TERHADAP MUTU BETON

arbi, hasbi hasbi (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Oct 2013

Abstract

Beton merupakan bahan konstrusi bangunan sipil yang dibuat dari campuran semen, pasir, kerikil/ batu pecah dan air. Campuran ini dibuat sedemikian rupa sehingga mempunyai komposisi yang baik, waktu masih lembek campuran tersebut disebut dengan mortal, yang kemudian secara perlahan mengeras menjadi beton yang sangat keras. Kekuatan beton ditentukan oleh komposisi material pembentuk beton tersebut, terutama perbandingan air dengan semen yang disebut dengan faktor air semen dan komposisi agregat yaitu agregat halus dan agregat kasar. Agregat halus (pasir) berdiameter < 5 mm dan agregat kasar (kerikil/batu pecah) > 5mm sampai dengan  63 mm. Penggunaan air pada campuran beton tergantung ukuran agregat yang digunakan, makin besar agregat , makin kecil volume air yang digunakan atau factor air semen menjadi lebih rendah dan kekuatan tekan beton menjadi lebih besar. Dari hasil penelitian dan pekejaan dilapangan, kekuatan beton ditentukan oleh faktor air semen, ukuran agregat, mutu, dan komposisi/gradasi agregat yang baik, sehingga beton lebih padat/tidak porius, dimana di celah-celah agregat besar diisi oleh agregat yang lebih kecil sampai pasir yang halus, serta kekasaran permukaan agregat juga menambah kekuatan beton karena daya rekat pasta semen dengan permukaan agregat lebih kuat Kata Kunci: Agregat, Mutu Beton.

Copyrights © 2012