Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan empati budaya berdasarkan tinjauan Filsafiah dan Ilmiah secara komprehensif. Selanjutnya disajikan tinjauan mengenai Posisi Empati Budaya dalam Bimbingan dan Konseling, Perkembangan riset selama 10 tahun terakhir berkaitan dengan Empati Budaya dalam Bimbingan dan Konseling, dan diakhir akan dikemukakan kerangka pikir riset tentang Empati Budaya. Analisis pada artikel ini menggunakan system literature review dengan berpusat pada database bereputasi yang relevan. Lemahnya empati budaya berdampak kurangnya rasa dominasi sosial, melakukan perilaku dalam kehidupan sosial secara destruktif, tidak memiliki rasa toleransi dan melakukan diskriminasi. Empati Budaya merupakan konsep empati lebih komprehensif dan mendalam dibandingkan dengan empati konvensional. Hasil pada kajian ini berupa konsep mengenai meningkatkan Empati Budaya pada Konseli sebagai Tujuan dalam Bimbingan dan Konseling.
Copyrights © 2022