Pendidikan nasional merupakan watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Fungsi terpenting pendidikan adalah menghasilkan manusia yang terintegrasi, yang mampu menyatu dengan kehidupan sebagai satu kesatuan. Ada banyak jenis pendidikan di Indonesia, salah satunya adalah pendidikan formal seperti PAUD. Salah satu program pembelajaran yang perlu dikembangkan dalam kurikulum PAUD adalah perkembangan emosional anak. Nyatanya, perkembangan emosional anak masih tidak merata. Hal ini dapat diminimalisir dengan strategi tersendiri, di antaranya dengan menggunakan metode reward dan punishment. Pendekatan penelitian yang akan digunakan adalah pendekatan kualitatif studi kasus. Subjek penelitian yaitu siswa, guru, dan kepsek PAUD. Hasil penelitian menjelaskan bahwa reward dan punishment diterima berbeda-beda oleh anak tergantung cara pemberian reward dan punishment itu diberikan kepada anak. Peneliti berharap semoga dalam penelitian ini berdampak baik dan menjadi acuan belajar yang baik bagi siswa, guru dalam mengkondisikan anak di kelas dan bukan untuk menakut-nakuti anak supaya melakukan sesuatu yang guru inginkan, tetapi kesadaran dari siswanya
Copyrights © 2022