Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model inkuiri terbimbing, inkuiri bebas termodifikasi dan konvensional terhadap keterampilan proses sains siswa pada pembelajaran tematik tema I materi Organ Gerak Hewan dan Manusia di SD Negeri 0050764 Gebang. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperiment dengan populasi terdiri dari 3 kelas paralel. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara sampling, dimana kelas VA sebagai kelas eksperimen I, VB eksperimen II, dan VC sebagai kontrol. Teknik analisis data menggunakan Analisis Kovariat (ANACOVA) dengan bantuan aplikasi SPSS 23.00 for windows. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes berbentuk pilihan berganda. Hasil analisis data diperoleh model inkuiri terbimbing lebih baik dari model inkuiri bebas termodifikasi dan model konvensional: (1) keterampilan proses sains siswa yang dibelajarkan dengan model inkuiri terbimbing dengan rata-rata 87,62 lebih baik dibandingkan dengan (2) model inkuiri bebas termodifikasi dengan rata-rata 85,95 dan (3) pembelajaran dengan model konvensional dengan rata-rata 75,63.
Copyrights © 2021