Sebagai salah satu komoditi ekspor yang tidak dapat dilihat secara nyata, peran pariwisata semakin meningkat dalam perekonomian Indonesia. Dalam mengembangkan pariwisata internasional sangat diperlukan program yang terarah dan tepat dalam rangka meningkatkan jumlah kedatangan wisatawan mancanegara (wisman). Untuk meningkatkan kegiatan pemasaran, diperlukan perencanaan yang sesuai berdasarkan informasi kuantitatif dan kualitatif tentang wisman pada masamasa sebelumnya. Dengan adanya pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak awal tahun 2020, informasi tentang wisman semakin diperlukan sebagai bahan evaluasi dan perencanaan pembangunan di masa yang akan datang. Tidak tersedianya data pada masa lalu akan menyulitkan dalam membuat rencana yang cermat dan terarah. Data statistik yang disajikan dalam publikasi ini dimaksudkan untuk memenuhi salah satu kebutuhan tersebut. Studi ini memodelkan jumlah wisatawan asing yang datang ke Indonesia model ARIMA. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa model yang memenuhi syarat signifikansi parameter, residual white noise dan berdistribusi normal adalah ARIMA (1,1,0).
Copyrights © 2022