COVID-19 telah memaksa dunia untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru serta telah mempengaruhi perubahan struktur sosial dan ekonomi masyarakat secara luas. Salah satu perubahan tersebut adalah terkait bagaimana perempuan mendefinisikan kembali perannya di sektor publik. Kelompok KELINGAN merupakan institusi berbasis perempuan yang berdiri sebagai respon penanganan COVID-19 di Kampung Enam, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana peran ganda perempuan melalui institusi KELINGAN dalam penanganan COVID-19 di Kampung Enam. Dalam menjalankan peran publiknya, perempuan anggota KELINGAN memainkan peran politik dan peran ekonomi. Peran politik berkaitan dengan bagaimana kuatnya KELINGAN dalam mempengaruhi kebijakan penanganan COVID-19 melalui kemitraan dengan Satgas Penanganan COVID-19. Sedangkan, peran ekonomi berkaitan bagaimana aktivitas produksi jamu dan pengelolaan pekarangan sehat mampu menciptakan alternatif pemasukan. Meskipun menjalankan peran publik, perempuan anggota KELINGAN tetap menjalankan peran domestik. Peran domestik perempuan anggota KELINGAN mencakup peran edukator dan peran ketahanan keluarga. Peran edukator mencakup peran perempuan sebagai pemberi edukasi protokol kesehatan dan pencegahan COVID-19 di keluarga. Sedangkan, peran ketahanan keluarga mencakup peran perempuan menjaga asupan gizi keluarga melalui aktivitas produksi jamu dan pemeliharaan pekarangan sehat. Peran ganda perempuan yang dijalankan oleh anggota KELINGAN dapat berjalan dengan baik karena adanya domestikasi isu dan keseimbangan peran publik dan peran domestik yang dijalankan oleh perempuan anggota KELINGAN.
Copyrights © 2021