Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (April)

AKULTURASI BUDAYA PENAMAAN MASJID NON ISLAMI (Kajian Historis: Nama-nama Masjid dalam perspektif Nilai-Nilai Pendidikan Islam Multikultural di Kabupaten Lombok Utara)

Junaidi, Junaidi (Unknown)
Ramzi, Muhajirin (Unknown)
Asriandi, Asriandi (Unknown)



Article Info

Publish Date
09 Apr 2022

Abstract

Akulturasi budaya tentang nama-nama masjid di Lombok Utara dan nilai-nilai pendidikan Islam Multikultural di Masyarakat Kabupaten Lombok Utara sejak dahulu telah menerapkan toleransi antar ummat beragama yang tercermin dari bangunan masjid, mimbar masjid dan bahkan nama-nama masjid. Hal tersebut bahwa beberapa masjid di Lombok Utara cukup terbilang unik dan perlu untuk diteliti karena memadukan berbagai budaya yang saling mempengaruhi atau disebut sebagai akulturasi. Akulturasi budaya merupakan pencampuran dua kebudayaan atau lebih yang saling bertemu dan salaing mempengaruhi. Dengan pengertian bahwa akulturasi merupakan suatau proses sosial yang timbul manakala suatu keompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur dari suatu kebudayaan. Dari hasil obeservasi, wawancara dan dokumentasi bahwa ada beberapa masjid yang ada di wilayah Kabupaten Lombok Utara yang menurut tradisi Islam bahwa Nama suatu masjid atau tempat ibadah itu harus memiliki nama islami, namun kenyataannya bahwa seperti di Kecamatan Tanjung ada masjid yang diberi nama “Masjid Borok Samaguna”, “Masjid Setumpuk Kembang Dangar”, “Masjid Lokaq Sesait, Masjid Grab di kecamatan Pemenang, Masjid Pancasila di Gangga dan banyak lainnya dan dari penamaan tersebut memiliki nilai-nilai pendidikan Islam.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JIME

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) is a scientific publication related to education, Social, and Politics is the result of literature studies, study of issues, and the results of research that develops in the community. This journal uses Indonesian. Publish 2 times every ...