JPSriwijaya
Vol 9, No 1 (2021)

PEMBUATAN ECO ENZIM DARI LIMBAH RUMAH TANGGA SEBAGAI CAIRAN DENGAN BERBAGAI MANFAAT DI DESA BURAI KECAMATAN TANJUNG BATU KABUPATEN OGAN ILIR

Fahma Riyanti (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sriwijaya)



Article Info

Publish Date
26 Mar 2021

Abstract

Eco enzim merupakan cairan fermentasi dari sisa buah dan sayuran. Pengabdian Kepada Masyarakat di desa Burai dengan topik pembuatan Eco Enzim dari limbah rumah tangga dengan berbagai manfaat sudah dilaksanakan pada tanggal 2 Oktober 2021. Kegiatan dilaksanakan di kantor desa Burai. Beberapa metode yang digunakan pada pelaksanaan kegiatan dengan cara penyuluhan, praktek cara pembuatan, tanya jawab dan pembagian eco enzim. Penyuluhan berisikan tentang manfaat apa saja yang bisa diperoleh dari eco enzim untuk kehidupan sehari hari terutama untuk kesehatan seperti penyembuhan penyakit kulit dari luka benda tajam, luka bakar, alergi dan lain lain. Penyuluhan cara pembuatan diikuti dengan praktek langsung pembuatan dan menjelaskan bahan organik apa saja yang bisa digunakan dan yang tidak bisa serta penyebab kegalalan yang mungkin terjadi untuk proses fermentasi anaerob. Bahan organik yang digunakan  pada praktek pembuatan eco enzim saat ini jeruk lemon, kulit nanas, dan buah mengkudu. Semua bahan sudah dicuci bersih dan dipotong potong. Mengkudu yang digukan yang berwarna kuning tetapi masih keras. Eco enzim yang dibuat bisa dipanen tanggal 2 Januari 2021. Warga sangat antusias mengikuti kegiatan penyuluhan ini dilihat dari jumlah peserta yang hadir dan banyaknya pertanyaan yang diajukan.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

jpsriwijaya

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Education Energy Engineering Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Neuroscience Public Health

Description

Jurnal Pengabdian Sriwijaya ini mempublikasikan semua hasil kegiatan pengabdian dosen Universitas Sriwijaya di masyarakat yang dituangkan dalam bentuk jurnal. Pada awalnya Jurnal Pengabdian Sriwijaya ini terbit 2 kali dalam setahun, namun karena besarnya animo penulis untuk mempublikasikan ...