Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan menemukan perilaku ekologis kepedulian kaum muda pada pelestarian lingkungan di Pegunungan Muria. Penelitian ini adalah penelitian kombinasi kuantitatif dan kualitatif. Penelitian menggunakan 180 angket yang disebarkan pada kaum muda yang tinggal di Pegunungan Muria, meliputi Kabupaten Kudus, Pati dan Jepara. Angket tertutup dan terbuka dibuat berdasarkan teori perilaku ekologis dipopulerkan oleh Kaiser dan Shimoda, (1999) dengan mengembangkan pengukuran perilaku ekologis yang disebut General Ecological Behavior (GEB), yaitu rasa tanggungjawab, pengetahuan lingkungan dan nilai lingkungan. Data kuantitatif dari angket yang tertutup didapat dari penelitian ini dianalisis dengan berdasarkan persentase jawaban sedangkan jawaban angket terbuka dikategorisasikan berdasarkan persamaan tema. Hasil penelitian menemukan kaum muda memiliki kesadaran dalam melestarikan lingkungan di pegunungan Muria, dengan adanya jawaban 131 responden yang menjawab untuk tidak merusak hutan dan tidak mengambil air dari sumber pegunungan Muria secara berlebihan, melarang penebangan liar, pemburu liar untuk masuk dalam hutan, memberikan informasi tentang pelestarian hutan Muria melalui sosial media, tidak mencoret-coret batu atau pepohonan.
Copyrights © 2022