Background: Besarnya penerimaan Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) di tahun 2019 mencapai 10,227 triliun, data ini menjadi bukti bahwa sudah ada upaya untuk menggerakkan umat Islam memenuhi kewajiban agama dan sosialnya. Kinerja para amil adalah salah satu faktor penting berhasil atau tidaknya suatu Lembaga Amil Zakat Infaq Dan Sodaqoh (LAZIS) bagian dari OPZ dalam mencapai target penerimaan yang telah ditetapkan. Efektif tidaknya kinerja amil tergantung bagaimana kemampuan pemimpinnya dalam mengkoordinasi, memotivasi dan memahami para anggotanya. Pendekatan kepemimpinan transformasional dapat menjadi pilihan tepat bagi kepemimpinan di Lembaga Amil Zakat Infaq Dan Sodaqoh (LAZIS), karena gaya kepemimpinan ini memiliki 4 karakter penting yaitu idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, dan individualized consideration. Metode: Penelitian ini mengggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi berganda. Analisa data terdiri dari Uji Validitas dan Reliabilitas, Uji Asumsi Klasik, Uji Normalitas, Uji Multikolinieritas, Uji Heteroskidastisitas, hal ini bertujuan agar hasil regresi tidak bias. Hasil: dari hasil pengujian dan pembahasan terdapat empat temuan utama yang dapat dikemukakan sebagai kesimpulan dari penelitian ini, yaitu: 1. Idealized influence (x1) berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja individu karyawan di lazis solo peduli 2. Inspirational motivation (x2) berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja individu karyawan di lazis solo peduli 3. Intellectual stimulation (x3) berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja individu karyawan di lazis solo peduli 4. Individualized consideration (x4) berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja individu karyawan di lazis solo peduli Kata kunci: Kepemimpinan; Transformasional; Kinerja; Amil; LAZIS
Copyrights © 2021