Penelitian ini bertujuan memvariasikan pembelajaran dengan menghubungkan matematika dan budaya yang disebut sebagai etnomatematika. Penelitian berfokus pada salah satu benda dari prosesi adat istiadat yaitu Balai pada pernikahan Melayu di Sumatera Utara.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara etnografi yang menganalisa dan menggambarkan sebuah budaya setempat berdasarkan fakta yang didapatkan di lapangan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pada Balai adat Melayu terdapat berbagai terapan dari konsep ilmu matematika seperti; (1) mengukur kayu untuk membentuk balai, (2) merancang bangun yang sesuai dilakukan dengan menyusun setiap tingkatan balai, (3) konsep himpunan yang terbukti bahwa terdapat beberapa variasi isian balai sesuai dengan selera pihak yang berhajatan, dan (4) kajian konsep geometri terdapat pada bagian balai dan ornamen pendukung balai yang erat hubungannya dengan bentuk-bentuk geometri.
Copyrights © 2022