Rumusan dalam penelitian ini meliputi: 1). Bagaimana manajemenPerusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dalam pendistribusian air bersih diKecamatan Sumbawa? 2). Apa saja hambatan-hambatan yang terjadi dalamproses manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dalampendistribusian air bersih di Kecamatan Sumbawa. Tujuan penelitian adalahuntuk mendeskripsikan manajemen PDAM dalam pendistribusian dan untukmendeskripsikan hambatan-hambatan manajemen PDAM dalam pendistribusianair bersih di Kecamatan Sumbawa. Peneliti menggunakan metode deskriptifdengan pendekatan kualitatif. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dandata sekunder, sumber data yang digunakan yaitu informan, peristiwa, dandokumentasi. Adapun teknik yang digunakan peneliti dalam pengumpulan dataadalah wawancara, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen PDAM dalampendistribusian air bersih di Kecamatan Sumbawa meliputi beberapa kegiatanyaitu, a) Kegiatan perencanaan, yang mana dalam kegiatan perencanaan inimeliputi perencanaan SDM, perencanaan anggaran, perencanaan alat danbahan, perencanaan metode, dan perencanaan pemasaran, b). KegiatanPengorganisasian, pengorganisasian PDAM dalam pendistribusian air bersihdilakukan oleh bagian transdit (transmisi dan distribusi) dan bagian produksi, c)Kegiatan pengarahan, digunakan untuk segala komponen yang berkaitan denganmanajemen PDAM dalam pendistribusian air bersih agar dapat melaksanakanfungsi dan tugas sesuai dengan porsi masing-masing, sehingga tujuanperusahaan tercapai, d). Kegiatan pengawasan, PDAM dalam pendistribusian airbersih dilakukan dengan melihat kebocoran di wilayah Sumbawa denganmelakukan pengecekkan distribusi air dilapangan baik pada pagi hari maupunmalam hari. Beberapa faktor yang menyebabkan hambatan-hambatanmanajemen PDAM dalam pendistribusian air bersih ialah dikarena faktor alamataupun faktor dari manusia itu sendiri. Contohnya seperti terjadinya hujanataupun keadaan pipa yang sudah tua.
Copyrights © 2020