Kendala atau hambatan yang masih perlu ditangani dengan baik guna terlaksanakanya usaha atau kegiatan tersebut secara efektif dan efisien, berdasarkan observasi yang penulis lakukan adalah mengenai semangat Kerja yang masih kurang optimal. Hal ini diketahui dari beberapa masalah yang penulis temukan di lapangan, antara lain adalah: 1) Di antara anggota Kodim 0901/Samarinda, masih ada yang semangat  kerjanya rendah atau kurang baik, misalnya tidak melaksanakan tugas dengan baik dan terkesan asal-asalan. 2) Kurangnya fasilitas penunjang dalam membantu pelaksanaan tugas Prajurit sehingga ada Prajurit yang pesimis dan kurang bergairah dalam melaksanakan tugas, sehingga mengakibatkan pekerjaan sering tertunda.Tujuan penelitian ini adalah menjawab permasalahan Apakah kepemimpinan seorang komandan berpengaruh terhadap peningkatan Disiplin kerja Prajurit pada Kantor Kodim 0901/Samarinda.Hasil penelitian dipeorleh kesimpulan sebagai berikut: 1) Terdapat hubungan (asosiasi) antara Kepemimpinan Komandan dengan Semangat  Kerja Prajurit. Hal ini menunjukkan bahwa kepemimpinan seorang komandan berpengaruh terhadap peningkatan Semangat kerja Prajurit pada Kantor Kodim 0901/Samarinda. 2) Koefisien korelasi yang diperoleh sebesar 0,08 menunjukkan meskipun ada hubungan (asosiasi) antara Kepemimpinan Kompandan dengan Semangat Kerja Prajurit, namun tidak signifikan. Artinya bahwa Semangat seorang prajurit bukan ditentukan oleh siapa komandannya, namun karena ada kewajiban bagi setiap prajurit untuk menegakkan disiplin dalam setiap tindakannya.
Copyrights © 2014