Seorang pemimpin perusahaan diarahkan pada penggunaan faktor produksi secara efektif dan efisien sehingga diperoleh produksi pada tingkat tertentu. Sedangkan seortang pemimpin birokrat diarahkan pada pengaturan tugas-tugas pelayanan terhadap masyarakat. Selanjutnya, seorang pemimpin di lingkungan militer diarahkan pada tugas-tugas komando dalam bidang pertahanan dan keamanan serta penerapan disiplin militer.Semua prajurit yang ada di lingkungan Batalyon 611/SAMARINDA mulai pada tingkatan tamtama, bintara hingga perwira. Sehingga setiap orang tahu kapan saatnya memimpin dan kapan pula ia harus dipimpin. Namun demikian setiap komandan yang dipercaya memimpin suatu satuan memiliki cara kepemimpinan yang berbeda. Hal ini dipengaruhi oleh pengetahuan, lingkungan tempat memimpin, dan kepribadian sehingga akan menentukan seberapa kuat kepemimpinan yang ada terhadap motivasi para prajurit sebagai bawahan.Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan antara Kepemimpinan dengan Semangat Kerja Prajurit Batalyon 611/SAMARINDA yang ada di lokasi perbatasan.Sampel diambil sebanyak 25 responden. Penelitian yang dilakukan oleh penulis merupakan penelitian verifikatif atau yang bersifat kausalitas, yakni penelitian yang mencari hubungan antara variabel sebab dengan variabel akibat. Hubungan yang dimaksud adalah hubungan antara Kepemimpinan (Independent variable) dengan Semangat Kerja (Dependent variable). Untuk menganalisis data variabel Koordinasi dan Produktivitas Kerja yang diperoleh melalui daftar pertanyaan penulis menggunakan rumus koefisien Rank Spearman (Ï)Hasil analisis menunjukkan bahwa rho tabel untuk n = 25 pada taraf 5% adalah 0,4005. Dengan membandingan Ï dengan Ï tabel diperoleh Ï > Ï tabel,   Berdasarkan analisis terhadap data yang terkumpul maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1) Tidak terdapat hubungan (asosiasi) antara Kepemimpinan dengan Semangat Kerja Prajurit. Hal ini menunjukkan bahwa Siapapun yang memimpin di Satuan Tugas perbatasan tidak akan mengubah semangat kerja prajurit baik menjurun ataupun sebabaliknya. 2) Koefisien korelasi rank spearman yang diperoleh sebesar 0,46 menunjukkan tidak terdapat hubungan (asosiasi) yang signifikan antara Kepemimpinan dengan Semangat Kerja Prajurit..
Copyrights © 2014