Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam
Vol 14 No 1 (2016): Januari

URGENSI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM YANG INKLUSIF-MULTIKULTURAL ( Ikhtiar Untuk Harmoni dalam Kemajemukan )

Syarifuddin Syarifuddin (UIN)



Article Info

Publish Date
30 Jan 2016

Abstract

Konflik dan kekerasan yang terjadi akhir-akhir ini merupakan bukti nyata bahwa anak bangsa belum mampu menerjemahkan bahwa Bhineka Tunggal Ika adalah Istilah yang “mengikat” yang membingkai seluruh entitas masyarakat-bangsa untuk menghargai kemajemukan. Padahal, yang membuat bangsa ini besar adalah mutlikulturalnya. Lantas, pertanyaannya adalah apa yang salah dengan bangsa ini? mungkinkah salah satu penyebabnya adalah faktor pendidikan? Atau kalau mau dikerucutkan adalah apakah Pendidikan Agama Islam yang diajarkan mulai SD-PT bersifat ekslusif yang syarat dengan normatif-dogmatis, kaku (rigid) serta intoleran? sehingga melahirkan peserta didik yang memiliki jiwa dan pengetahuan yang eksklusif. jika demikian adanya rekonstruksi adalah istilah yang tepat untuk membenahi proses pendidikan yang berjalan selama ini, dengan menampilkan Pendidikan Agama Islam yang inklusif-multikultural. Pada prinsipnya, pendidikan agama Islam yang inklusif merupakan media penyadaran umat melalui proses tranformasi pengetahuan yang menitikberatkan pada prinsip keterbukaan, egalitarianisme serta tidak diskriminatif terhadap golongan manapun. Oleh karena itu semangat pendidikan yang inklusif-multikultural patut diapresiasi demi lahirnya masyarakat Indonesia yang bermartabat serta sadar akan kekayaan Multikultural.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

kreatif

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Environmental Science Other

Description

Kreatif : Jurnal Studi Pemikiran Pendidikan Agama Islam diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima. Jurnal ini memuat kajian-kajian keislaman yang meliputi Studi Pemikiran pendidikan Agama Islam. Terbit dua kali setahun, yaitu bulan Januari dan ...