Tingginya prevalensi diabetes mellitus (DM) memicu meningkatnya berbagai macam penyakit penyerta,salah satunya adalah luka kaki diabetik. Luka kaki diabetik hingga saat ini masih merupakanpermasalahan yang sulit untuk ditangani oleh tenaga medis. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui pengaruh terapi madu terhadap tingkat kenyamanan pada klien dengan luka kaki diabetik.Penelitian ini dilaksanakan di Asri Wound Care Centre Medan dan di wilayah Kota Padangsidimpuanselama 28 minggu. Desain penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan pendekatan one group pre testpost test design. Teknik sampling yang digunakan adalah consecutive sampling dengan kriteria penderitaluka kaki diabetik derajat IV dan V. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 31 orang. Tingkatkenyamanan diukur dengan menggunakan comfort verbal rating scale. Rata-rata skala kenyamanansebelum intervensi adalah skala 1 dan menjadi skala 3,17 setelah intervensi. Hasil uji T Berpasangan padakenyamanan menunjukkan nilai 0,000 sehingga peneliti menyimpulkan terapi madu berpengaruh secarasignifikan pada terhadap kenyamanan. Berdasarkan hasil penelitian ini direkomendasikan agar dipelayanan kesehatan mengambil kebijakan yang mengakomodasi penggunaan madu sebagai alternatiftopical terapi dalam perawatan luka kaki diabetik.
Copyrights © 2016