WIDYATAMA
Vol 21, No 2 (2012): WIDYATAMA

Pembelajaran Bahasa Yang Mencerdaskan

., Sukarno . (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Mar 2014

Abstract

Pembelajaran Bahasa Yang Mencerdaskan Sukarno Program Studi Pendidikan Bahasa danSastra IndonesiaFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Veteran Bangun NusantaraSukoharjoJln.Letjen Sujono Humardani No 1 Sukoharjo 57521 Telp.(0271)593156 Fax (0271)591065 Abstrak Siswa SMA/SMK yang tidak lulus ujian nasional tahun 2012, 85%-nya karena tidak lulus mata pelajaran Bahasa Indonesia. Oleh karena itu, perlu perubahan arah dan strategi pembelajaran Bahasa Indonesia agar kegagalan itu tidak terulang. Arah pembelajaran bahasa perlu diubah dari empat keterampilan berbahasa (menyimak, berbicara, membaca, dan menulis) menuju pada penguasaan bahasa Indonesia.  Berbahasa pada dasarnya adalah berpikir. Oleh karena itu, pembelajaran bahasa juga diarahkan pada kecerdasan bahasa (language intelligence). Pembelajaran bahasa berarti pengembangan potensi logika dan rasio siswa.  Mata pelajaran apapun memanfaatkan bahasa sebagai medianya. Jadi tanggung jawabnya tidak hanya ada pada pundak guru Bahasa Indonesia, tetapi kepada semua guru bidang studi. Akhirnya, untuk mewujudkan pembelajaran bahasa yang mencerdaskan, perlu perancangan proses pembelajaran yang diarahkan pada aktivitas belajar menangkap makna (ketika menyimak dan membaca) dan membuat makna (ketika berbicara dan menulis). Dengan demikian, keinginan mewujudkan pembelajaran bahasa yang mencerdaskan akan menjadi bagian keseharian bagi siswa dalam berbahasa, berpikir, dan bertindak. Kata Kunci: Pembelajaran Bahasa, Kecerdasan Bahasa, Menangkap Makna, Membuat  Makna. 

Copyrights © 2012