Bahan ajar merupakan salah satu sumber belajar yang berperan penting dalam proses pembelajaran. Belum tersedianya bahan ajar yang memadai berdampak pada rendahnya capaian kompetensi mahasiswa pada Mata Kuliah Etnosains. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan mengadaptasi model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar Etnosains Bali yang layak digunakan sebagai salah satu sumber belajar pada perkuliahan Etnosains. Kelayakan bahan ajar Etnosains Bali yang dikembangan ditinjau dari kelayakan teoritis dan kelayakan empiris. Kelayakan teoritis melalui validasi ahli dan praktisi dan kelayakan empiris melalui uji keterbacaan terhadap bahan ajar. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar validasi ahli materi, ahli media, praktisi dan angket respon mahasiswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa komponen kelayakan materi sebesar 90% dengan kategori sangat valid, komponen kelayakan penyajian sebesar 95% dengan kategori sangat valid, komponen kepraktisan sebesar 96% dengan kategori sangat valid, dan komponen keterbacaan sebesar 86,5% dengan kategori sangat valid. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar Etnosains Bali yang telah dikembangkan layak digunakan secara teoritis dan empirisĀ dalam proses perkuliahan Etnosains.
Copyrights © 2019