Latar Belakang : Sectio Caesarea (SC) adalah tindakan untuk melahirkan bayi melalui pembedahan abdomen dan dinding uterus. Dalam proses operasinya dilakukan tindakan anastesi yang akan menyebabkan pasien mengalami penurunan saraf simpatis dan menyebabkan kondisi menurun sehingga dapat menimbulkan masalah perubahan eliminasi urin. Oleh karena itu selama prosedur pembedahan pasien dilakukan katerisasi urin.Tujuan Penelitian: Untuk mengambarkan penerapan prosedur perawatan kateter pada pasien post SC dalam upaya pencegahan infeksi di ruang Nifas RSUD Manokwari. Metode Penelitian: Desain deskriptif dengan teknik pengambilan data yang digunakan dalam bentuk studi kasus, data diambil dengan format pengkajian keperawatan pada ibu nifas. Subjek studi kasus 2 pasien post SC hari pertama. Hasil Penelitian: setelah dilakukan penerapan perawatan kateter pada kedua pasien dengan diagnosa resiko infeksi berhubungan dengan tindakan invasif; prosedur pemasangan kateter selama 3x24 jam masalah resiko infeksi tidak terjadi. Kesimpulan: penerapan perawatan kateter pada pasien post SC dalam upaya pencegahan infeksi di ruang Nifas RSUD Manokwari efektif mencegah terjadi infeksi. Saran: Bagi perawat perlu mengaplikasikan tentang perawatan kateter pada pasien post SC dalam upaya pencegahan infeksi. Bagi penulis dapat meningkatkan pengetahuannya dalam melaksanakan penerapan perawatan kateter dalam upaya pencegahan infeksi pada pasien post SC
Copyrights © 2020