Tujuan dari penelitian ini yaitu ingin mengetahui dan membuktikan bahwa intensitas tari tradisional dapat merespon jantung dan membuat jantung berdetak lebih cepat setelah melakukan tari jaipong dan tari merak. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif yang memaparkan beberapa teori dasar tentang tari tradisional yang berhubungan dengan respon jantung. Subjek yang digunakan yaitu anggota sanggar seni tari hanacaraka. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari tradisional dapat merespon jantung dengan baik. Tingkat intensitas tari jaipong dan tari merak itu termasuk kedalam kategori sedang, karena dalam hitungan skala intensitas, hasil yang didapatkan dalam penelitian ini berada dalam kategori sedang.
Copyrights © 2018